Mozaik Pekanan: Notulen Zaman

Kata Sabrang kira-kira begini, “tanda orang yang belajar dan siap menerima ilmu itu memiliki formulasi pertanyaan. Sehingga dia punya wadah untuk menerima ilmu itu”.

Read More »

Mozaik Pekanan: Bangsa Altruisme

Seperti biasa, tim redaksi berusaha mencari payung besar untuk menaungi tulisan yang tayang, khususnya dari hari Senin sampai Jum’at, 2-5 Maret 2026. Namun alih-alih menemukannya, kami teringat kembali, bahwa tulisan yang tayang merupakan jari-jari yang saling menyokong, ada yang berperan jadi kain antiairnya, ada pula yang jadi gagangnya. Lalu membentuk dirinya sendiri. Kemudian “megar payung” dan bisa dinikmati pembaca.

Read More »

Mozaik Kanon: Kesederhanaan Cinta dan Ruang Spiritual

Pada kesempatan kali ini, Mozaik Kanon akan mengulas makcumplik (sedikit) terkait tulisan yang terbit pada tanggal 21-22 Februari 2026. Tulisan tersebut berupa cerpen karya Dyan Uki Widyatmaja berjudul “Yans dan Yannay: Obrolan Senja di Pinggir Sungai” dan tulisan bermodel puisi karya Abdul Wachid BS berjudul “Segelas Teh Tanpa Gula (Bagian 3)”.

Read More »

Mozaik Kanon: Abang Kurir dan Tukang Zikir

Sebelum merespons kedua tulisan tersebut, alangkah baiknya kami sampaikan bahwa Mozaik Kanon tak lain sebatas catatan singkat Tim Redaksi. Catatan sederhana dari Tim Redaksi untuk menemani teman-teman menunaikan ritual puasa (bagi yang menjalankan) atau prosesi ngopi di malam hari (lebih tepatnya tergantung Anda ngopi-nya kapan).

Read More »
Scroll to Top