Di Balik Lagu Bersenja Gurau: Tentang Lelah, Keluh, dan Bertahan

Dalam perjalanan hidup, setiap orang pasti mempunyai plot twistnya. Melakukan aktivitas yang dirasa membosankan, merasa begitu lelah dengan keadaan, hingga muncul rasa ingin menyerah. Saat merasakan fase yang membagongkan, Jujur untuk keluh seakan-akan adalah cara paling sesuai untuk menggambarkan keadaan. Hidup memang tidak selalu pas dengan cita-cita kita.

Read More »

Jalan Awal Meraih Kebaikan

Kitab Bidāyah As-Sūl karya Syekh Izzuddin bin Abdussalam merupakan penegasan tentang jalan awal meraih al-khair (kebaikan) melalui ma‘rifat terhadap kemuliaan Rasulullah. Judulnya sendiri mengisyaratkan bahwa permulaan segala wasilah menuju rahmat Allah adalah mengenal, mengagungkan, dan menempatkan Nabi Muhammad pada maqam yang telah Allah tetapkan baginya.

Read More »

Bercermin pada Tanah

Apakah kita lebih cemas kehilangan pelanggan atau kehilangan iman? Apakah kita lebih bahagia saat naik gaji atau bisa istikamah dalam beribadah? Apakah yang lebih kita takutkan, tidak diterima di tempat kerja, atau tidak diterima di sisi Allah?

Read More »

Afirmasi Positif dalam Lirik Lagu “Mantra Uang” Karya Aviwkila

Lagu merupakan media ekspresi yang mampu menyampaikan berbagai emosi, pengalaman, dan pandangan hidup melalui simbol-simbol bahasa. Di dalamnya, lirik berperan sebagai unsur utama yang menjembatani kondisi batin pencipta dengan pendengar. Seperti halnya puisi, lirik lagu memiliki kedekatan dengan karya sastra karena menggunakan bahasa estetis, metafora, dan pilihan diksi yang sarat makna.

Read More »

Sastra Nusantara dan Islamisasi Bahasa

Sastra klasik Indonesia lama, sebagaimana terekam dalam naskah-naskah era transisi, bukanlah sekadar warisan beku dari masa lalu. Ia merupakan medan pertempuran kultural, sebuah laboratorium tempat ideologi dan narasi bertemu, bertarung, lalu beradaptasi. Kajian terhadap korpus sastra era peralihan Hindu-Buddha ke Islam ini membuka pemahaman bahwa proses Islamisasi di Nusantara berjalan secara cerdas, inklusif, dan melibatkan medium yang paling efektif yaitu bahasa (lughat) dan cerita (hikayat). 

Read More »

Transformasi Drupadi: dari Mahabharata ke Fiksi Seno Gumira Ajidarma

Kajian sastra modern kerap menempatkan karya sastra sebagai entitas yang tidak berdiri sendiri. Karya sastra selalu lahir dalam jejaring sejarah, budaya, dan teks-teks lain yang telah lebih dulu ada. Sebuah teks sastra memiliki hubungan kesejarahan dengan karya-karya baik yang muncul sezaman, sebelum, maupun sesudahnya.

Read More »

Menantang Rasi Bintang: Perlawanan Sunyi Wong Kalahan

Bagaimana jika kekalahan bukanlah akhir dari semuanya, melainkan titik awal untuk belajar bersyukur dan berani melawan nasib? Di tengah hidup yang sering kali menghadirkan kesedihan dan keterbatasan, lagu “Menantang Rasi Bintang” karya FSTVLST  hadir sebagai seruan bagi wong kalahan untuk mereka yang sering jatuh, namun memilih untuk tidak menyerah. 

Read More »

Membaca setelah Menonton: Pengalaman Pribadi dengan Pride and Prejudice dan Emma

Elizabeth Bennet dan Emma Woodhouse adalah dua tokoh utama dari film periode Inggris Pride and Prejudice dan Emma yang sejak awal berhasil menarik perhatian saya. Melalui karakter Elizabeth dan Emma, saya melihat gambaran perempuan pada era tersebut yang memiliki pendirian kuat, pemikiran mandiri, dan keberanian untuk menentukan sikap terhadap hidup mereka sendiri.

Read More »
Scroll to Top