
Sisa Senja di Saku Kiri
Sebelum aku sempat menyusun ulang diriku sendiri, ia sudah lebih dulu menarikku. Dan tanpa banyak gerak yang bisa kuingat jelas, jarak itu hilang begitu saja. Pelukannya tidak erat. Tapi cukup untuk membuatku berhenti menahan apapun. Dadaku menabrak tubuhnya. Wajahku jatuh ke bahunya. Rambutnya yang basah menyentuh pipiku.









