Tempo Hari dan Puisi Lainnya

// Sekelumit pertanyaan masih tumbuh subur di kepala / Kata begitu samar ketika damar gelisah berhenti menyala / Setelah diam tertunduk patuh menerjemahkan pulang / Raga lapuk segala pilu datang merampok //

Read More »

Catatan Administrasi Hujan dan Puisi Lainnya

// di meja hujan mencatat administrasi, tubuhku terstempel bau knalpot dan tiket bioskop, bayanganmu menari, di ruang tunggu / “kekasihku, punggungku adalah kursi duduk berbahan matahari yang melemahkan tangisan para dewa atau pembunuh raksasa” //

Read More »

Segelas Teh Tanpa Gula (Bagian 11)

// Dan setiap kali aku sembuh, / bukan dari obat, / melainkan dari keyakinan / bahwa cintamu / tak pernah meminta upah / kecuali hidupku / yang kembali pelan-pelan / menyebut namamu / dalam sujud yang sunyi. //

Read More »
Scroll to Top