
Kisah Bunga dan Kupu-kupu
MEMELUKMU DALAM PUISI Sepulang dari menabung pundi-pundi kenanganTanganku tiba-tiba serupa anak panah yang baru saja lepas dari busurnyaBeradu dengan waktuBergulat dengan ingatan Ingatan selamanya tak sesempurnapena, kata, dan puisiSekalipun demikian, puisi masih tak cukup piawaiMemindai rasa yang meletup-letup di dada Tapi harus bagaimana lagi?Untuk saat iniHanya ini yang bisa kusiasatiMemelukmu dalam puisi Purbalingga, Februari 2025 KISAH BUNGA DAN KUPU-KUPU Kau serupa kupu-kupu cantikYang piawai mengepakkan sayapnyaYang lihai menari meski angin hampir sekencang badai Entah sengaja atau tidakPada sela-sela terbang liarmuAku seumpama bunga kecil yang telah kauserap sarinyaMekar utuh seketikaTapi habis-kikis

