Syawal 1447 H: Dari Lebaran hingga Al-Baqoroh Farm

Kali ini saya hendak bercerita perihal pengalaman lebaran yang mungkin agak laen. Umumnya, orang-orang setelah berlebaran dan bersilaturahmi lantas plesir ke sebuah tempat wisata yang memang benar-benar untuk berwisata. Tapi kali ini, selepas drama silaturahmi selesai, justru saya berwisata ke sebuah peternakan sapi. Alih-alih wisata ke pantai, justru kandang sapi yang jadi tempat rekreasi.

Read More »

Bukan Sekadar Follower: Menjemput Nyali di Depan Bang J.S. Khairen

Aku cuma follower yang numpang baca quotes di akun Instagram-nya Bang J.S. Khairen. Sebenarnya mungkin bukan belum mampu beli ya, tapi memang tidak ada niatan untuk menyisihkan uang untuk beli buku, apalagi bukunya Bang J.S. Khairen yang kebanyakan harganya hmmm . . . Sebenarnya setelah baca quotes di postingannya Bang J.S. Khairen, beberapa kali aku iseng baca caption beliau yang panjangnya bisa kayak kata pengantar makalah mahasiswa UIN -kata pengantar makalah saja banyak yang cuma satu paragraf. Ketika lewat beranda postingan dengan caption “Daftar Pangkat Followers J.S. Khairen. . .

Read More »

Mengenal Museum Sendang Mas di Banyumas

Wayang menjadi salah satu ciri khas kekayaan budaya di Indonesia. Dengan berbagai ciri khas penampilannya memiliki perbedaan dari satu daerah dengan daerah lainnya. Seperti adanya perbedaan antara Wayang Golek Jawa Barat dengan Wayang Bali menjadi bukti kekayaan budaya di Indonesia. Kini dengan beragam kekayaan wayang bersama dengan karakter di dalamnya menjadi ranah pembelajaran untuk generasi muda secara terus-menerus. Dimulai dengan pengenalan alur cerita saat pementasan wayang sampai dengan mengikuti tur museum wayang di berbagai daerah salah satunya Museum Wayang Banyumas dapat memperkaya khasanah pengetahuan budaya. Museum Wayang Banyumas bertempat di

Read More »

Cerita Inspiratif di Balik Kuda Pustaka

Ridwan Sururi adalah seorang penggerak Kuda Pustaka di salah satu desa di Kabupaten Purbalingga. Kiprahnya tak hanya dikenal disekitar masyarakat Desa Serang, sebuah desa di Kabupaten Purbalingga, tetapi telah dikenal hingga masyarakat lintas benua. Semua berawal dari hobi seorang Ridwan Sururi yang suka merawat dan berkuda. Hobi tersebut ia peroleh dari kakeknya yang juga memiliki peliharaan kuda. Tahun 1997 pertama kali seorang Ridwan Sururi membeli kuda sebagai peliharaan dan hobi. Hingga pada tahun 2000 kuda yang ia miliki, dijadikan sebagai kuda sewaan di tempat wisata. Kudanya ia bawa ke Wisata

Read More »

Alutsista Peci Hitam

Surip melanjutkan perjalanannya pulang ke Jejeg dengan perasaan yang campur aduk. Meskipun tekadnya kuat, namun bayangan pertempuran dan kabar-kabar kekalahan merayapi pikirannya.

Read More »
Scroll to Top