
Bagaimana Seni(man) Bekerja?
JABFEST 2026 merah nan menyala koreonya. Ini tahun kedua saya menjadi warga “Istimewa”, setelah memantapkan diri hijrah dari “tanah dikuburnya Amangkurat II”—Kabupaten Tegal—ke Mataram Yogyakarta. Tahun kedua pula saya menjadi “saksi mata” bagaimana seni dan literasi bisa berfusi, lalu berfungsi. Tahun sebelumnya, JABFEST 2025 mempertemukan saya dengan Kuntowijoyo dan sejumlah percakapan yang membuat kepala tidak lekas pulang.









