Sebuah Kisah tentang Senja di Dada Jakarta

Seperti halnya senja di banyak daratan Khatulistiwa. Senja di dada Jakarta juga berperan sebagai gradasi peralihan waktu dari siang yang perak menuju legam malam sehitam aspal. Senja yang tak hanya menghamparkan warna sore dari langit urban yang ngindie. Kilap warna-warnanya kemerahan, menawarkan nuansa plegmatis sekaligus melankolia dari sebuah kota dari dunia ke tiga.

Read More »

Dua Pasang Bahu Penyangga Mimpi

Orang tua kami bukanlah sepasang pengusaha sukses yang namanya kerap disebut dalam koran-koran bisnis. Beliau berdua bukanlah pewaris takhta dari dinasti keluarga kaya raya, dan jauh sekali dari lingkaran kaum miliarder yang bergelimang kemewahan materi. Bapak dan ibu hanyalah sepasang jiwa bersahaja, manusia biasa yang memilih untuk mengabdikan seluruh hidup mereka demi merajut masa depan anak-anaknya.

Read More »

Proses Perjalanan Labib dan Nuri Menuju Lebaran Genre Se-Jawa Tengah 2026

Apresiasi Duta Genre Jawa Tengah merupakan prosesi pencarian ikon baru remaja Jawa Tengah. Pada kegiatan ini, masing-masing kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengirimkan sepasang Duta Genre yang telah terpilih di tahun sebelumnya. Di akhir ajang ini, akan menganugerahi selempang Duta Genre Jawa Tengah 2026 pada seorang duta putra dan duta putri.

Read More »

Niatan Selamet BIL Fest 2026: Melangitnya Doa

Saat aku menyapa literasi dulu, satu tahun yang lalu di BIL Fest 2025, aku berpikir bahwa energi menulisku hanya sebuah event belaka, yang hadir pada saat periode tertentu dan setelah itu kembali, hilang. Aku mencoba menapaki perlahan, menulis satu per satu kalimat yang aku susun hingga menjadi sebuah karya yang mampu dibaca banyak orang, melahirkan opini, dan berkembang menjadi rutinitas.

Read More »

Merangkum Sepuluh Hari ‘Selametan’ Lebaran Literasi dan Rilisnya “Teh Hijau” Sebagai Hadiah (Part II)

Saat tulisan ini sampai di bagian tengah, “Teh Hijau” dari Tulus rilis dan menjadi teman menyelesaikan hingga bagian akhir. Bukan bermaksud meromantisasi dengan merasa lagu ini untukku, tapi lagu ini rilis di situasi ketika lirik-liriknya adalah gambaran terkini kondisiku. Mulai dari euforia yang belum menggantikan perasaan biasa-biasa saja, badan yang masih butuh istirahat sedangkan isi kepala yang masih ingin bekerja riang, adaptasi jam tidur dan pola makan untuk kembali seperti dulu, ingin di tengah segala keramaian tapi masih belum seimbang ruang sendirinya, antusiasme atas apa pun yang tidak biasanya hanya datar saja. Serba tidak sinkron dan kontradiktif mungkin, ya?

Read More »

Merangkum Sepuluh Hari ‘Selametan’ Lebaran Literasi dan Rilisnya “Teh Hijau” Sebagai Hadiah (Part I)

Sambil menunggu kepastian reservasi pijat, rasanya rebahan di pagi ini tidak rela aku lewatkan jika hanya dihabiskan dengan flashback kejadian sepuluh hari kemarin (dan sepuluh hari kemarinnya lagi). Sepertinya tidak ada salahnya jika flashback tersebut aku tulis juga, katakanlah ini upaya pengarsipan (versi lite, ya?). Semoga tulisan ini juga diterima sebagai bagian dari usahaku mengapresiasi para volunteer yang menyukseskan lebaran literasi sepuluh hari lalu.

Read More »

Sumur Ajaib

Cerita ini saya dengar dari orang tua saya. Bukan cerita dongeng, bukan cerita yang dikarang-karang, ini cerita nyata yang sampai sekarang masih bisa kamu buktikan sendiri kalau datang ke Desa Sokanegara, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.

Read More »

Jihad Menuntut Ilmu: Menepis Jarak, Memeluk Takdir

Kita hidup di dunia yang penuh dengan ujian, lantas apakah setiap ujian kita bisa menerimanya dengan ikhlas dan tulus? Jujur, awal–awal menghadapi ujian itu rasanya susah banget untuk mengikhlaskannya. Manusiawi kalau ingin semua kemauan kita berjalan sesuai harapan.

Read More »

Merapi

Beberapa hari yang lalu, tepatnya di hari Minggu, saat matahari mulai tergelincir di ufuk barat, aku mengunjungi Gunung Merapi. Sudah lama ia tidak meletus, aku takut ia kenapa-kenapa, mungkin ada banyak hal yang ingin ia ceritakan, tapi tidak ada yang mau mendengarkan. Aku takut, jikalau ia terlalu banyak diam, suatu saat akan terjadi letusan yang maha dahsyat.

Read More »

Sebelum Tersaji Seporsi Mie Ayam Aveus Har

Kedatangan Aveus Har ke Purwokerto bukanlah untuk wisata sebagaimana orang pada umumnya, melainkan untuk keperluan mengisi kelas Inkubasi Penulis Banyumas 2026 yang diadakan oleh BIL Fest. Program Inkubasi Penulis Banyumas itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian event literasi tahunan yang diadakan oleh BIL Fest. Nantinya event ini akan digelar sepuluh hari sepuluh malam, mulai dari 11-20 Juni 2026 di Hetero Space Banyumas.

Read More »
Scroll to Top