
Alutsista Peci Hitam
Surip melanjutkan perjalanannya pulang ke Jejeg dengan perasaan yang campur aduk. Meskipun tekadnya kuat, namun bayangan pertempuran dan kabar-kabar kekalahan merayapi pikirannya.

Surip melanjutkan perjalanannya pulang ke Jejeg dengan perasaan yang campur aduk. Meskipun tekadnya kuat, namun bayangan pertempuran dan kabar-kabar kekalahan merayapi pikirannya.

Momen sederhana ini mungkin tampak lucu. Tapi kalau kita dalami, ada pelajaran besar di balik sujud kecil itu.

Pagi itu, setelah salat Subuh, kami bertiga bersiap. Saya naik motor sendirian, sedangkan ayah dan ibu berboncengan di belakang, mengikuti arah yang saya tunjukkan melalui Google Maps di ponsel.

Bangku mikro bus lebih banyak kosong saat bus meninggalkan Ajibarang untuk melaju sampai ke tujuan akhir, Terminal Bulupitu Purwokerto.

Tidak hanya dari sisi keimanan saja, KKN juga mengubahku tentang pandangan dunia pendidikan. Saya kira orang-orang di desa itu selalu menomersatukan pendidikan. Saya beranggapan bahwa pemikiran mereka itu sama seperti orang-orang terdekat saya.

Sekalipun terdengar sukar untuk menguraikan jawabannya. Setidaknya ada dua target yang baru sebagian teman-teman WKM rembug-diskusikan mengenai silang sengkarut tujuan komunitas literasi ini.

Ketika seorang sungguh-sungguh menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta bersatu untuk membantu orang tersebut mewujudkan impianya

Langit malam, 16 Agustus 2025 di Desa Winongsari, Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo, terasa istimewa. Bukan sekadar perayaan rutin, malam itu menjadi saksi bagaimana makna kemerdekaan benar-benar dihidupkan.

Pada momen inilah kami menemukan kalimat “Apakah kamu sudah merasakan? Tulisan mampu merekam apa yang tak terekam video dan foto.”

Di hari kedua BSF 2025 dia menjadi salah satu penampil yang mempersembahkan sebagai wujud apresiasinya terhadap budaya Jawa. Sebuah momen lintas benua yang menjadi suguhan ke penonton dengan memadukan seni lokal dan pemain global.