
Mengenal Metode Ketukan: Cara Seru Santri Banyumas Mengaji Al-Qur’an
Menjaga kefasihan membaca kitab suci secara tartil selalu erat kaitannya dengan kemampuan mengendalikan tempo. Dalam praktiknya, salah satu kekeliruan yang paling sering muncul saat mengaji adalah ketidakstabilan ritme lisan; pembaca cenderung terburu-buru sehingga mengabaikan ketepatan panjang-pendeknya harakat. Menyadari pentingnya stabilitas ritme tersebut, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Amin Pabuaran, Purwokerto Utara, Banyumas, setia merawat sebuah pendekatan klasik yang taktis.









