
Mesin Minuman Tua
Aku selalu percaya bahwa manusia tidak benar-benar hancur dalam satu hari. Kita retak perlahan diam-diam, seperti gelas tua di rak dapur yang tak pernah diperhatikan.

Aku selalu percaya bahwa manusia tidak benar-benar hancur dalam satu hari. Kita retak perlahan diam-diam, seperti gelas tua di rak dapur yang tak pernah diperhatikan.

Hari ini terasa sama seperti lima tahun yang lalu, malam begitu gelap dengan ketidaksudian bulan dan bintang-bintang menemani kita—ah, hanya aku kali ini.

Owne menyadari bahwa pukul 16.05 WIB pada waktu itu ibunya akan mengalami hal tragis, kecelakaan ketika mengantar pesanan catering.

Lokasi itu merupakan tanggungjawab Sandi untuk diambil datanya.

Tugas yang telah ia lakoni sejak 2007 silam. Bukan waktu sebentar, tentu telah banyak mencicipi asam manis dunia imunisasi.

Danu Si Penunggu lorong, begitu katanya. Danu adalah mahasiswa akhir yang saat ini sedang dalam proses mengerjakan skripsi.

Di lembah hijau yang diselimuti kabut pagi, di mana angin berbisik rahsia kepada daun-daun, hiduplah seorang sufi bernama Zainal. Hatinya bagai cawan kosong yang mendamba air kehidupan.

“Apa anakmu mendadak bisu hingga bibirnya terasa berat untuk mengucap, Dewati?”

‘Byurr’. Warsa yang kerap disapa Si Keriting itu membuang bungkusan di sungai. Dengan air keringat yang bercucuran, dia dilema dalam pikiran.

Sementara perjalananku masih jauh dengan berharap langit bisa berkompromi.