
Penyakit Asma dan Jurim
Tugas yang telah ia lakoni sejak 2007 silam. Bukan waktu sebentar, tentu telah banyak mencicipi asam manis dunia imunisasi.

Tugas yang telah ia lakoni sejak 2007 silam. Bukan waktu sebentar, tentu telah banyak mencicipi asam manis dunia imunisasi.

Danu Si Penunggu lorong, begitu katanya. Danu adalah mahasiswa akhir yang saat ini sedang dalam proses mengerjakan skripsi.

Di lembah hijau yang diselimuti kabut pagi, di mana angin berbisik rahsia kepada daun-daun, hiduplah seorang sufi bernama Zainal. Hatinya bagai cawan kosong yang mendamba air kehidupan.

“Apa anakmu mendadak bisu hingga bibirnya terasa berat untuk mengucap, Dewati?”

‘Byurr’. Warsa yang kerap disapa Si Keriting itu membuang bungkusan di sungai. Dengan air keringat yang bercucuran, dia dilema dalam pikiran.

Sementara perjalananku masih jauh dengan berharap langit bisa berkompromi.

Hari itu nenek kembali memaksaku mencoba pakaian yang entah dari mana datangnya, sebuah daster hijau bermotif bunga yang kulihat terlalu jadul untuk tubuh elok ini.

Di rumah itu, kami selalu merasa hangat. Cerah warnanya sinar lembayung, semakin kuat ketika baru pulang dari tempat rantau.

Namun, di balik kilauan kaca namanya, tersembunyi beban seberat langit. Ia tak pernah luput dari tatapan yang menuntut kesempurnaan, sebuah bayang-bayang abadi yang mengintai di setiap sudut sanubari.

Katanya, keluargaku cemara. Begitulah kata orang-orang yang memandang. Rumah bercat putih dengan pagar besi yang selalu mengkilap, taman mungil penuh dengan bunga, dan dua buah mobil tertata dengan rapi.