Di Bawah Cahaya Obor: Tradisi Menyambut Kemenangan di Desa Klahang, Sokaraja

Tidak hanya takbir yang berkumandang, biasanya ditambah dengan bumbu–bumbu perayaan lainnya untuk menyambut bulan syawal tersebut, masing–masing daerah mempunyai cara atau budaya-nya tersendiri untuk melakukan perayaan hari kemenangan itu. Contohnya seperti di daerah saya, Desa Klahang melakukan perayaan malam 1 Syawal dengan  diramaikan pawai obor serta tabuh kembang api yang ikut meramaikan langit tepatnya pada 20 Maret 2026 malam harinya.

Read More »

Ngapak: Bahasa yang Lebih Cepat Ditertawakan daripada Didengarkan

Kalau dipikir-pikir, tidak semua hal di dunia ini punya nasib yang adil. Ada yang untuk menjadi lucu harus berusaha menggunakan atribut badut, menyiapkan punchline, serta tetek bengek lainnya, tapi  ada juga yang tidak berusaha apa-apa tapi malah dianggap lucu. Di antara sekian banyak itu, penutur logat ngapak mungkin salah satu yang paling sering jadi korban. Soal ini, saya tahu persis rasanya karena saya mengalaminya sendiri.

Read More »

Kepungan dan Ruang Kehangatan Masyarakat Gumelar

Salam hangat dari kami masyarakat Dusun Legok, Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Tempat yang paling pojok di Kabupaten Banyumas yang mana berbatasan langsung dengan Kecamatan Karangpucung, Cilacap dan hanya dipisahkan oleh hutan. Terkadang banyak juga yang masih belum tahu di mana itu Gumelar dan ketika ada yang menanyakan Gumelar itu di sebelah mana, saya biasanya menjawab setengah jam dari Ajibarang, dari taman kota lurus terus lewat pasar hewan.

Read More »

Sapaan Kita, Identitas Kita

Sejak awal abad dua puluhan, kita punya sapaan akrab yang egaliter, santai, informal, namun tetap penuh hormat, yaitu “bung.” Asal-usul sapaan  ini cukup simpang siur, ada yang menyebut berasal dari bahasa Melayu Bengkulu yang berarti “kakak”, ada pula yang menyebut pergeseran ucap dari “broer” dalam bahasa Belanda, yang berarti saudara.

Read More »

Dua Wajah Ramadan

Bulan Ramadan katanya melatih menahan diri,
tapi kenapa justru sering dipenuhi berita orang kehilangan kendali?

Read More »

Jika Semua Manusia Berasal dari Jawa, Perintah Puasa Tak Lagi Perlu Sebagai Syariat

Di ruang sunyi di mana iman dijahit menjadi definisi, perintah (amr) diturunkan sebagai instrumen regulasi moral bagi kaum yang berada dalam kondisi sosiologis yang membutuhkan pembenahan. Sebuah perintah muncul ketika ada kekosongan praktik atau deviasi perilaku. Maka, muncul tesis spekulatif-filosofis yang menantang: “Jika silsilah ontologis manusia berhulu di tanah Jawa, dengan segala perangkat asketisme silamnya, maka perintah puasa dalam Islam mungkin tidak akan turun sebagai sebuah kewajiban hukum yang rigid.”

Read More »
Scroll to Top