Hukum Profetik sebagai Jalan Alternatif dalam Membangun Paradigma Hukum Berkeadilan

Banyak kalangan menilai bahwa hukum di Indonesia saat ini kehilangan ruh moral dan kemanusiaan. Hal ini tampak dari berbagai kasus yang melahirkan putusan pengadilan yang kaku, formalistik, dan sering kali mengabaikan nilai-nilai keadilan sosial. Dalam praktiknya, banyak hakim dan aparat penegak hukum yang terjebak pada logika tekstual semata, yaitu membaca hukum hanya sebatas apa yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan.

Read More »

Demam Sukuisme Digital: Bom Waktu di Panggung Virtual

Di ruang digital Indonesia, sebuah mantra toksik menggema: “Jawa HAMA.” Jargon ini bukan sekadar lelucon kasar, melainkan gejala demam tinggi dari sukuisme digital—sebuah bentuk prasangka dan diskriminasi berbasis suku yang diproduksi, diperjualbelikan, dan diviralkan secara sistematis di media sosial.

Read More »

Media Sosial: Jembatan Literasi atau Jurang Disinformasi?

Media sosial merupakan arena kolektif yang kita menjelajahi setiap hari. Di platform ini, kita dapat menjumpai momen tawa, diskusi, air mata, dan bahkan kemarahan dalam satu tampilan yang sama. Namun, di balik segala kemudahan yang ditawarkan, terdapat sebuah pertanyaan yang terus menggugah pikiran saya.

Read More »
Scroll to Top