Indonesia dan Inflasi Pendidikan

Di negeri ini, kita memiliki kegemaran kolektif yang sangat mulia: merayakan angka-angka dan huruf di belakang nama. Setiap tahunnya, ribuan gedung olahraga dan aula hotel berubah menjadi lautan toga. Kita menyaksikan parade manusia-manusia terpilih yang baru saja “disahkan” oleh negara sebagai kaum intelektual katanya.

Read More »

Tan Malaka dan Kita: Menuju Perubahan Cemerlang

Di tengah arus informasi dan berbagai tantangan zaman, nama Tan Malaka kembali banyak dibicarakan, terutama oleh generasi muda. Mengapa pemikiran seorang revolusioner yang gugur pada 1949 masih relevan bagi kita hari ini?

Read More »

Perempuan dalam Karya Sastra: Kecantikan yang Dinarasikan

Kecantikan merupakan konsep yang sejak lama melekat dalam kehidupan manusia dan kerap dilekatkan pada perempuan. Namun, kecantikan tidak pernah bersifat statis. Ia terus berubah dan dikonstruksi ulang sesuai dengan perkembangan zaman, budaya, serta struktur sosial yang melingkupinya.

Read More »

Tantangan Mempopulerkan Buku Islami VS Popularitas Buku Ateisme

Membaca sering sekali dianggap sebagai jendela dunia. Istilah populer ini sendiri mengandung makna bahwa membaca itu membuat seseorang bisa mendapatkan berbagai macam ilmu pengetahuan. Lewat dari pengamatan terhadap sebuah realitas dan bahan bacaan yang dibaca dari buku, artikel, serta media bacaan inilah yang membuat seseorang bisa mendapatkan pengetahuan. 

Read More »

Menyoal Kembali Sastra dan Pendidikan

Saat diajukan tanya tentang seberapa pentingkah sastra untuk dan dalam pendidikan, dan alasan apa yang menyertainya, amatlah lekas sekalian akan berkata, bahwa sastra itu begitu penting untuk dan dalam pendidikan, sebab membangun moral dan etika siswa—serta menjadi teladan dalam berperilaku.

Read More »

Jejak Kampung dan Panggung Global Bertemu dalam Keprihatinan yang  Sama

Ada banyak cerita yang tumbuh dari kampung kecil—cerita yang tidak pernah masuk televisi, tapi justru membentuk wajah para penerus negeri ini. Di salah satu kampung itu, seorang kader posyandu bangun dan membawa buku catatan lusuh yang isinya tertulis angka tinggi badan dan berat badan walaupun hanya naik sedikit di catatan setiap bulannya.

Read More »
Scroll to Top