Membongkar Stigma “Ribet” BPJS

Pernahkah kalian berada dalam situasi darurat ingin berobat karena sakit, tetapi tiba-tiba panik karena kartu fisik BPJS Kesehatan kalian hilang? Kondisi membingungkan seperti ini sering kali membuat sebagian orang patah arang. Alih-alih pergi ke fasilitas kesehatan yang memadai, mereka justru memilih melakukan pengobatan mandiri secara asal-asalan.

Read More »

Dekonstruksi Penalaran Logis: Mengatasi Krisis Etika Joki UTBK

Uang ratusan juta rupiah hari ini bisa membeli kursi Fakultas Kedokteran lewat jalur belakang, dan realitas lancung ini benar-benar menampar wajah dunia pendidikan kita. Kasus keterlibatan sindikat joki UTBK pada rumpun medis bukan lagi sebatas pelanggaran administratif biasa, melainkan alarm bahaya tentang runtuhnya fondasi moral calon tenaga kesehatan.

Read More »

AI: Bikin Mahasiswa Makin Kreatif atau Malah Ketergantungan?

Mahasiswa pada zaman dulu sering kali mengunjungi perpustakaan untuk mencari ide atau materi yang menyangkut pembelajaran selama berjam-jam. Pada zaman sekarang dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat justru mahasiswa dengan gampangnya memperoleh ide atau materi hanya dalam beberapa detik dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Gamma dan masih banyak lagi. Tidak perlu lagi repot-repot mengunjungi lorong buku perpustakaan dan mencarinya satu-satu, dengan AI semua justru lebih mudah. Kemudahan ini tentu saja membawa perubahan dalam dunia pendidikan, lebih tepatnya dalam proses pembelajaran. Pertanyaannya, apakah kehadiran AI dapat mendorong

Read More »

Pencerahan

Pencerahan adalah kata kunci yang menggambarkan kontribusi Muhammadiyah dalam proses panjang menuju kemerdekaan bangsa ini. Muhammadiyah tidak hadir di medan perang dengan senjata, tetapi menanamkan fondasi kokoh bagi lahirnya bangsa merdeka: melalui pendidikan yang mencerahkan, nilai-nilai keislaman yang membebaskan, dan keteladanan moral yang melampaui sekat-sekat feodalisme.

Read More »

ARTJOG dan Fenomena Seni Sebagai Gaya Hidup Baru

Dalam catatan sejarah Indonesia, ekosistem seni pernah begitu dekat dengan pertarungan ideologi sekitar tahun 45-an, karya sebagai media perjuangan fisik melawan kembalinya sekutu dan penyebar semangat nasionalisme. Kemudian berlanjut ke era 80-an dengan karya yang penuh kritik sosial yang bermanuver di bawah bayang-bayang ketat rezim orde baru.

Read More »
Scroll to Top