Enam Prinsip Konservasi dalam Pandangan Islam

Jauh sebelum peradaban mengenal istilah “ekologi” atau “sustainability”, khazanah fikih islam telah memuat prinsip-prinsip yang selaras dengan nilai konservasi, baik untuk tanah, air, maupun seluruh makhluk hidup.

Read More »

Tauhid Ekologi

Dalam konteks ini, merusak lingkungan bukan hanya tindakan ceroboh, tapi juga bentuk perusakan terhadap wahyu tak tertulis yang ditaburkan Allah di seantero jagat.

Read More »

Bagaimana Islam Memandang Lingkungan Hidup?

Dalam pandangan Islam, bumi bukan sekadar ruang hidup, melainkan amanah yang mesti dijaga dengan kesadaran sebagai khalifah Allah di muka bumi. Alam semesta adalah ayat-ayat kauniyah yang tak henti mengingatkan manusia akan kebesaran Sang Pencipta. Maka, menjaga lingkungan hidup sejatinya bukan hanya kerja teknis, tetapi bagian dari ibadah dan wujud konkret dari ketaatan. Islam mengajarkan bahwa alam diciptakan bukan semata untuk dieksploitasi, melainkan sebagai ladang amal dan ruang refleksi keimanan. Alam adalah panggung tempat manusia mengabdi, mengelola, dan memakmurkan bumi dengan tanggung jawab yang besar. Allah mengingatkan bahwa alam bukan

Read More »

Siapa yang Diuntungkan dari Transisi Energi?

Transisi energi kian mengemuka sebagai tema besar abad ini. Dibicarakan di forum-forum global dan lokal sebagai jawaban atas krisis iklim serta kelangkaan energi fosil. Di atas kertas, ia tampak menjanjikan: energi bersih, langit lebih biru, dan peluang ekonomi baru. Namun, di balik gemerlap potensi tersebut, bersembunyi problem yang tak kalah kompleks—soal siapa yang akan mendapatkan manfaat dan siapa yang akan kembali ditinggalkan. Ketika energi beralih dari batu bara ke matahari, dari minyak bumi ke angin, satu pertanyaan mendasar mencuat: adilkah semua ini? Transisi energi tidak sekadar soal inovasi teknologi atau

Read More »

Resensi Buku: “Dari Ekologi Manusia ke Ekologi Politik”

mengendapkan ulang gagasan yang sering kali kita terima secara taken for granted: “bahwa manusia itu pusat dari segalanya (antroposentrisme), dan lingkungan adalah pelengkap pasif semata” yang berimplikasi pada nafsu mengeksploitasi alam berujung mewariskan kerusakan alam.

Read More »

Paradoks Pembangunan Berkelanjutan

Kita sering disuguhi istilah “pembangunan berkelanjutan” di podium-podium megah, dalam dokumen kebijakan, bahkan dalam doa-doa para pemimpin negeri. Tapi benarkah arah pembangunan kita selama ini sungguh-sungguh berkelanjutan? Atau jangan-jangan, istilah itu hanya menjadi selimut harum untuk menutupi luka menganga akibat kerakusan sistem? Di balik jargon yang mulia, terdapat tangan-tangan kotor kapitalisme yang tak henti mencabik bumi. Mereka bicara soal “keberlanjutan”, tapi yang tumbuh subur justru proyek-proyek yang melanggengkan ketimpangan dan memperparah kerusakan lingkungan. Kapitalisme, dengan wataknya yang haus pertumbuhan, kerap tampil sebagai penumpang gelap dalam proyek pembangunan berkelanjutan. Mereka membangun

Read More »
Scroll to Top