Palestina, Genosida dan Ekosida

Ada tiga kata yang jika dirangkai menjadi cermin luka peradaban: Palestina, genosida, dan ekosida. Ketiganya bukan sekadar istilah akademik atau jargon politik, melainkan realitas pahit yang hidup dan menjerit di hadapan kita hari ini. Palestina adalah tanah yang dihuni sejarah panjang, disinari wahyu, dan dipenuhi doa umat beriman. Namun, ia juga menjadi panggung penderitaan yang tak kunjung usai. Di sanalah genosida menemukan wajah telanjangnya, dan ekosida mengiringinya sebagai pembunuhan senyap terhadap bumi dan segala yang hidup di dalamnya. Simbol Perlawanan dan Luka Kolonialisme Sejak awal abad ke-20, Palestina bukan hanya

Read More »

Belajar dari Ayat Lebah

Di antara jutaan spesies, lebah menonjol bukan hanya karena peran biologisnya, tetapi karena ia menjadi perumpamaan sempurna dari sebuah refleksi ekologi hewani yang mencerminkan prinsip-prinsip dasar l kosmik (keteraturan).

Read More »

Tuhan, Manusia, dan Alam Semesta

Alam semesta, sejak awal peradaban manusia, senantiasa dipandang bukan sekadar ruang kosong yang dipenuhi benda-benda mati. Dalam bahasa Yunani ia disebut kosmos, yang berarti harmoni dan keteraturan; sementara dalam bahasa Arab disebut ‘alam, satu akar dengan kata ‘ilm (pengetahuan) dan ‘alāmah (tanda). Dari sini kita segera melihat, betapa jagat raya bukanlah kebetulan, melainkan tanda-tanda yang menunjuk pada keberadaan Sang Pencipta.

Read More »

Tujuh Asas Akhlak Konservasi yang Perlu Diaktivasi

Dalam perspektif akhlak, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral manusia sebagai makhluk ciptaan Allah. Oleh karena itu, membicarakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan berarti juga membicarakan tanggung jawab etis manusia dalam mengelola anugerah Tuhan yang amat besar. Dari sinilah muncul sejumlah asas akhlak lingkungan yang menjadi panduan praktis sekaligus moral dalam menjaga keseimbangan kehidupan di bumi.

Read More »

Islam Berkemajuan & Indonesia Berkemajuan: Menyusun Masa Depan Indonesia

Delapan puluh tahun Indonesia merdeka bukanlah angka yang kecil. Ia adalah tonggak perjalanan panjang bangsa yang ditempa sejarah, dibentuk oleh dinamika peradaban, dan diuji oleh berbagai tantangan yang multidimensi. Seiring bertambahnya usia, Indonesia dihadapkan pada pertanyaan besar: ke mana arah bangsa ini akan bergerak?

Read More »
Scroll to Top