Aveus Har: Saya Jadi Pembicara di sini Seperti Kucing Masuk Kandang Macan

Suara bus dan lalu lalang kendaraan lintas provinsi -menuju Jawa Barat via Cilacap atau sebaliknya- menjadi punggung acara Workshop Cerpen di Perpustakaan dan Rumah Sastra Ahmad Tohari (PRSAT). Namun suara itu tidak mengalahkan semangat Aveus Har -penulis cerpen pilihan Kompas 2023- untuk berbagi ilmu kepada peserta. Suaranya tetap jelas dengan dukungan sound system yang memang cocok untuk event outdoor.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, dosen, sastrawan, pegiat literasi, pelajar, santri serta masyarakat umum hadir sejak acara pembukaan. Workshop tersebut merupakan rangkaian dari Aktivasi Sarana dan Prasarana Kebudayaan: Perpustakaan dan Rumah Sastra Ahmad Tohari. Acara berlangsung pada hari Senin, 15 Desember 2025.

Workshop dipandu oleh Juli Prasetya, sastrawan muda Banyumas. Juli mengawali dengan memperkenalkan Aveus -seorang sastrawan yang menulis sejak tahun 1997- kepada peserta. Kemudian Aveus Har banyak berbagi tentang proses kreatifnya dalam menulis sebuah cerita.

Dalam pembukaannya, Aveus berkelakar bahwa ia jadi pembicara di sini seperti kucing yang masuk ke kandang macan. Seperti kucing yang mengajari mengaum. “Oleh karena itu, saya mengajari cara mengeong saja”, lanjutnya dengan diikuti tawa para peserta, termasuk Ahmad Tohari yang turut duduk di bangku deretan depan.

Dalam paparannya, Aveus memberikan gambaran tentang perbedaan tulisan POP dengan Sastra. Dirinya juga menyoroti tentang minimnya kuratorial tulisan di media daring. Maksud dari Aveus adalah media daring yang tanpa ada redakturnya. Tulisan yang dimuat media dan bersifat POP, menurutnya hanya untuk hiburan saja dan sebagai pemenuhan kebutuhan emosi pembaca. Sedangkan tulisan karya sastra, memerlukan perenungan bagi pembacanya sehingga menghasilkan sebuah pemikiran. Dari dua hal di atas, ia menambahkan bahwa media daring yang memuat tulisan -dalam hal ini cerpen- bergenre hibrida. Media harus mengambil beberapa kriteria POP dan Sastra secara bersamaan. Tujuannya adalah supaya tulisan dari seorang pengkarya bisa dibaca oleh banyak orang, namun tetap memiliki kedalaman makna, tidak sekadar hiburan.

Aveus juga menambahkan bahwa karya sastra -dalam hal ini cerpen- tentu membawa pesan atau makna. Namun berbeda dengan khotbah. Ia menganalogikan jika sebuah cerpen menyampaikan tentang ajaran kebaikan. Caranya berbeda dengan khotbah. Jika khotbah, kesadaran pendengar -pembaca- datang dari luar, atau dari si pengkhotbahnya. Berbeda dengan cerpen, kesadaran itu tumbuh dari dalam diri pembaca dengan dipantik secara imajinatif. Melalui cerpen pembaca akan tumbuh secara alami pemaknaan dalam dirinya, baik itu tentang cerpen yang dibaca, maupun melihat realitas sosial yang dihadapi.

Senada dengan pandangan Aveus bahwa menulis adalah ekspresi emosi, Saiful Huda selaku ketua penyelenggara secara terpisah mengatakan bahwa tujuan acara ini adalah untuk menghidupkan pabrik mimpi di kepala setiap peserta. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengantarkan masyarakat menuju kehidupan yang berbudaya dengan menghidupkan laboratorium empati.

Penulis asal Pekalongan ini juga memberikan semangat bahwa menulis adalah upaya terapi dan sebagai katarsis terhadap problematika yang dihadapi seseorang. Dan siapapun bisa menulis cerpen dengan baik. Hal itulah yang menjadikan pertimbangan oleh penyelenggara karena dia representasi penulis sukses dari kalangan proletar. “Dengan gaya egaliternya, ini semakin meyakinkan para pendengar dan pembacanya bahwa menulis bisa membuat kita “eksis.” tutur Saiful Huda, yang juga Direktur Ahmad Tohari Center.

Dalam penutupnya, Juli Prasetya selaku moderator juga berharap akan ada workshop yang lebih panjang, dengan menitikberatkan pada praktik dengan mengaktifkan ruang perpustakaan dan rumah sastra Ahmad Tohari.

1 komentar untuk “Aveus Har: Saya Jadi Pembicara di sini Seperti Kucing Masuk Kandang Macan”

  1. Pingback: Sepak Bola Indonesia Tahun Penuh Ujian - nribun.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top