
“Bismillah. . .” dari Kang Nasirun di Bisik Serayu Festival 2026
“Saya jadi merinding nih kalau nyeritain beliaunya,” ujar Kang Lawe. Sehari sebelum Bisik Serayu Festival ke tiga, saya sempat berbincang dengan Kang Lawe Samagraha. Ia seniman musik tradisional dari Banten. Sore itu, di Pendopo Gayatri, Rianto Dance Studio (RDS) kami berbincang. Seperti tahun lalu, ia yang menggawangi set artistiknya. Beberapa helai bambu di depannya dipersiapkan untuk membuat replika besar bunga Wijayakusuma. Di belakang kami, ada lukisan Lengger. Lukisan itu dibuat oleh Alm. Nasirun saat live painting di Bisik Serayu Festival 2025. Di bawahnya, ada sepincuk mendoan yang sudah dingin. “Sebenarnya









