
Sisipus Sepenuhnya Bahagia
Antreanku dipanggil
tepat setelah aku pulang.
Badanku menggigil.
Jaketku berlubang.
Tetapi langkah
tetap berdesak-desakan.
Satu per satu
menghilang
di gangnya masing-masing
Rumahku
pindah alamat.
***
Bapak
Aku tidak tahu.
Harus menuliskannya
seperti apa.
Yang aku tahu
Ia hanya menghafalkan keberanianku
lebih dulu daripada aku.
Maka setiap kali awan gelap
merambat
ia menerjemahkan rasa
menjadi dering telepon
yang tak henti bersuara.
***
Bapak dan Pohon Jati
Tanah tak pernah benar-benar lupa
pada batu yang lebih dulu menjadi dirinya.
Dan, nanti, bapak
membiarkan senyumnya pulang
pada langit
Jalanan
yang ia buka perlahan
dengan parang-parang mimpi
juga tebasan doa
hingga langkah kecil ini
menapak
jalan yang pernah jati.
***
(Be)Ban
Kendaraan ini berdiam
di ujung jalan
sebelum mencapai tempat tujuan.
Di sekitarnya,
pepohonan gersang.
Maka kutinggalkan ia
mencari air
lalu aku akan kembali,
mungkin.
Telapak kakiku yang mulai memanas
memelankan pelarian.
Tak ada oasis.
berbalik,
Kutemukan lagi, kendaraan itu
penyok di mana-mana,
bahan bakarnya habis,
bannya mengempis,
Dan aku harus memperbaikinya
sendiri.
***
Toksin
Tangan ini terbakar.
Diguyurnya lagi
dengan air comberan.
Setidaknya api itu padam.
Biarlah bau-bauan itu
menjadi penanda.
Busuk,
meracuni tulang belulangnya.
potong saja.
***
Ale memiliki nama lengkap Alfiyatu Rohmaniyah adalah mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Ia berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah. Ia aktif di Lembaga Pers Mahasiswa Pro Justitia FH Unsoed, Lembaga Kajian Hukum dan Sosial FH UNSOED dan Kepengurusan Ikatan Mahasiswa Pemalang UNSOED. Bisa disapa melalui instagram @alerhmn




