
Hikayat Pohon Asam dan Puisi Lainnya
kesetiaan pohon-pohon asam sepanjang jalan / keringkan dirinya, daun-daunnya menguning, / ranting juga dahannya melapuk menadah perubahan

kesetiaan pohon-pohon asam sepanjang jalan / keringkan dirinya, daun-daunnya menguning, / ranting juga dahannya melapuk menadah perubahan

Hei gadisku, malam ini manis dalam cangkir kopiku tak mampu melarutkan segala resah yang meresap di keningku. Tentu kamu tahu dari layar gawaimu, banyak berita tentang hal-hal baru yang lahir dari balik gedung di Senayan.

// kembang kukuh tak henti tumbuh / dari atas pusara seorang jenderal / merebak tegas PDL-nya di atas kejujuran / dari kampung utara tanah jawa //

desaku sore ini /
dipeluk dingin /
lengan-lengan kabut /
perlahan lembut /
dari punggung waktu