Senja di Pupilnya

Aku bersembunyi di pupilnya / di celah redup yang tak sempat ia pahami, / menjadi bisik paling lirih / yang tak pernah ia dengar.

Read More »

Tuturan Rakyat

Jeritan pingiran kota
Menampakkan derita rakyat negara
Ulah tikus kantor yang bengis
Meninggalkan jejak penuh tangis

Read More »

Semesta Bertaut dengan Hati

Sehelai Panorama Aku telah terpana,Pada sebuah keindahan panoramaAlam yang telah membuatku jatuh,Pada keelokan yang menyentuh. Aku telah tercengang,Pada mata yang berbinar terang.Senyum manis tak pernah menepis,Siapapun tertegun pada keindahan yang tak habis. Harmoninya tak pernah pudar,Kesejukan yang selalu membuatku sadarEmbun pagi pun tak mau ragu,Menampakkan diri dan menyapa semangat baru. Aku selalu ingin untuk kembali,Helai desa yang membuat rindu siapapun yang pergiAngin yang berhembus seraya menyapu kesepian,Mari, pulang dan nikmati kedamaian. Purwokerto, Mei 2025 *** Menemui Sepi Aku kembali,Menemui sepi yang melewatiAlunan harmoni,Yang tak pernah berhenti menuaikan melodi. Aku kembali,

Read More »

Minggu Merah Jambu di Stasiun Tugu

Kepada setelah kutemukan kesejatiankau tersesat di belantara yang belum kuberi namadan orang-orang menyebutnya, kekejaman Kaliurang, 2025 Di Kafe Basabasi Sorowajan perpisahan telah menjawab segalanya.pada kursi paling belakang kafe iniseperti ada yang perlu ditertawakanbarangkali juga dikenang, secukupnya aku menatap matamulayaknya memandang tumpukan mawardengan gamang kupegang tanganmupenuh kehati-hatianseperti memegang putik-putik melati kita akan tua dan perlahan cinta berubah, katamukupasang selingkar cincin tanpa batu bulan di jarimu:ini membikin cinta kita untuh selamanya. kau tersenyumkemudian kucium tanganmu. kau mencium tanganku. di kafe ini malam tak hanya enam jamkita merasa kebahagiaan tak punya batasanmencatat rencana-rencana

Read More »

Bi.yung

BIYUNGBen ndina weweh katresnanIkhlas ora pamrih babar pisanYen bocah ana penjalukanUrusane dewek mburianNomer siji bocahGone njaluk kedurusan NGISOR TUDUNG SAJIAnak : Yung, nyong ngelih yung. Rika masak apa dina kie, Yung?Biyung : Ya kue bukak bae tudung sajine.Anak : “Kreekk”. Lah sega karo sambel terasi.Biyung : Ya mengko, ngenteni ramane bali. RAMARela ora mangan babar pisanAsal anak bojo kebagianMergo kue wis dadi kewajibanArane rama yakue prajangan WAYAH SORENjagong nang teras umahNyawang wong pada balik kang sawahMerga awak,Wes labuh krasa sayahManuk juga mabur kocar-kacirMerga dioyok,Bapak-bapak berkucirTampange si sangar, gede duwurNing sayang,Masa

Read More »

Kisah Bunga dan Kupu-kupu

MEMELUKMU DALAM PUISI Sepulang dari menabung pundi-pundi kenanganTanganku tiba-tiba serupa anak panah yang baru saja lepas dari busurnyaBeradu dengan waktuBergulat dengan ingatan Ingatan selamanya tak sesempurnapena, kata, dan puisiSekalipun demikian, puisi masih tak cukup piawaiMemindai rasa yang meletup-letup di dada Tapi harus bagaimana lagi?Untuk saat iniHanya ini yang bisa kusiasatiMemelukmu dalam puisi Purbalingga, Februari 2025 KISAH BUNGA DAN KUPU-KUPU Kau serupa kupu-kupu cantikYang piawai mengepakkan sayapnyaYang lihai menari meski angin hampir sekencang badai Entah sengaja atau tidakPada sela-sela terbang liarmuAku seumpama bunga kecil yang telah kauserap sarinyaMekar utuh seketikaTapi habis-kikis

Read More »
Scroll to Top