Charlie Kirk Semoga Bendera Setengah Tiang Mengantarkanmu Ke Neraka

Kematian Charlie Kirk yang ditembak sewaktu di Universitas Utah Valley menjadi headline besar di Amerika Serikat. Dengan cepat, Presiden Trump mengumumkan bahwa semua bendera Amerika harus dikibarkan setengah tiang hingga 14 September pukul 18.00 sebagai tanda penghormatan. Dari kacamata arus utama politik AS, Kirk diperlakukan bak pahlawan yang jasanya tidak terbantahkan. Namun, bagi yang bergerak dalam solidaritas Palestina, keputusan itu menyisakan tanda tanya: apa yang sesungguhnya dihormati dari seorang figur yang sepanjang hidupnya justru aktif membenarkan penderitaan sebuah bangsa lain? bahkan di kolom sosial media ada komentar “Mengapa saya harus

Read More »

Sri Mulyani dan Loyalitas yang Tidak Berjalan Dua Arah

Sri Mulyani Indrawati: Seingat saya, itu awal tahun 2000an. Juga kalau tidak salah ingat, itu acara yang diorganisir The Asia Foundation. Reformasi masih menyisakan baranya. Orang bicara masa depan Indonesia. Yang jelas, saya hadir di acara itu. Ia diadakan di salah satu tempat di New York City. Ketika saya datang, belum banyak orang. Saya melihat di sudut ada perempuan yang wajahnya tampak familiar. Namun dia tampak asyik membaca. Dia melirik sekilas. Tidak ada tanda atau keinginan untuk menyapa. Jelas dia menunjukkan gesture, “Leave me alone.” Artinya, jangan ganggu saya. Dan

Read More »

Analisis Asosiasi dan Persepsi Publik Terhadap Menteri Keuangan Baru, Purbaya Yudhi Sadewa

Analisis Drone Emprit AI Berdasarkan analisis mendalam terhadap 150 sampel data pilihan dari berbagai platform media online dan sosial, penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Sri Mulyani Indrawati telah memicu turbulensi persepsi yang signifikan dalam 24 jam pertama masa jabatannya. Analisis ini mengidentifikasi adanya dikotomi tajam antara narasi resmi pemerintah dan reaksi organik publik, yang didominasi oleh sentimen negatif akibat serangkaian peristiwa pemicu. Persepsi publik yang terbentuk bersifat multifaset, kompleks, dan sangat reaktif, berpusat pada isu komunikasi, empati, dan kompetensi yang diperbandingkan secara langsung dengan figur pendahulunya.

Read More »

Patriarki Berselimut Tradisi

Dalam berbagai macam tradisi di masyarakat Nusantara, yang mengumpulkan banyak orang (baca: mengundang) seperti tahlilan, walimahan, yasinan baik itu suasana bahagia ataupun duka, pasti ada suguhan atau hidangan. Sedangkan, hidangan itu tidak mungkin ujug-ujug ada. Pasti ada tangan-tangan yang repot untuk mengadakan.

Read More »
Scroll to Top