Affiliator : Mungkin Bisa Kaya tapi Pasti Dapat Dimiskinkan Oleh Platfrom

Menjadi affiliate di sebuah platform e-commerce seperti Shopee dan Tiktok saat ini begitu sulit dibanding awal-awal kemunculan trend video affiliate pada tahun 2021, mengapa saya katakan demikian, karena:

Intensif Komisi yang Menurun Bahkan Dihilangkan

Pada awal kemunculan Shopee Video Affiliate, Shopee berani memberikan komisi minimal 10% kepada affiliator. Bahkan pada produk yang tidak memiliki komisi dari penjual. Tentu ini demi kepentingan bersaing dengan Tiktok affiliate yang lebih booming duluan.

Saat ini baik komisi di tiktok ataupun shopee rata-rata adalah komisi yang diberikan penjual, bukan lagi oleh Shopee ataupun Tiktok. Maka urusan komisi ini semakin minim untuk affiliator dan semakin mencekik bagi penjual yang ingin produknya dipromosikan oleh seorang affiliator.

Mendapatkan komisi sebesar 5% bagi affiliator saja sudah untung, karena bagi affiliator ketika mempromosikan produk yang komisinya tinggi maka otomatis harga produknya juga tinggi. Ini menjadikan peluang bagi produk yang dipromosikan affiliator semakin jauh dari kata terjual.

Fakta seperti ini membuat pertanyaan kembali pada saya dan kamu yang sekarang menjadi affiliator Shopee danTiktok, apakah mampu menjadikan pekerjaan affiliate sebagai pekerjaan utama? 

Aturan Pelanggaran Video yang Semakin Ketat

Pengetatan ini kadang datang tiba-tiba, dampaknya terkadang terhadap video lama yang telah diunggah, padahal terunggah saat belum ada aturan baru. Hal ini dapat menyebabkan akun di-banned hingga harus mengulang dari awal. Bagi anda seorang affiliator tentu sangat menyakitkan dan bikin lemas sekujur tubuh. Apalagi pada saat video affiliate kita ada yang FYP, wassalam komisi yang diharapkan akan datang.

Affiliate Bertingkat

Kalau boleh saya menganalogikannya sebelum memberikan keterangan affiliate bertingkat, maka affiliate bertingkat itu semacam mempermainan seekor kucing yang diikat pancing dan kailnya dipasang ikan asin, lalu si kucing berlari mengejar ikan asin padahal ikan asin akan selalu di depannya karena diikat pada kail pancing.

Entah di Shopee maupun Tiktok mereka menerapkan semacam level, memberikan affiliator misi dan raport kinerja. Jika kamu tidak menyelesaikan misi, maka kamu tidak akan naik level. Affiliator berusaha untuk menyelesaikan seluruh misi, hingga entah berapa ratus video affiliate yang dibuat dengan harapan level naik serta ada video yang FYP berdampak pada peningkatan komisi.

Tapi bolehkah saya bertanya, perjuangan affiliate yang gugur tanpa menyelesaikan misi. Di mana mereka di mata alogaritma?

Tipu Muslihat Pasar

Berangkat dari pengalaman menjadi affiliator dengan mengalami perubahan-perubahan di atas oleh platform e-commerce raksasa seperti Shopee dan Tiktok, saya jadi membenarkan perkataan ekonom-ekonom neoliberal penganut pasar bebas bahwasannya ekonomi pasar memiliki keunggulan untuk selalu meningkatkan efisiensi.

Belajar pada praktik ekonomi liberal yang merubah pabrik-pabrik berisi manusia menjadi mesin, atau masa sebelum affiliate adalah praktik ekonomi neoliberal pada perusahaan jasa seperti Gojek dan Grab. Perusahaan jasa transportasi yang seharusnya memiliki kendaraan sendiri, saat ini berubah menjadi mitra-mitra driver tanpa perlu memiliki kendaraan untuk menjalankan perusahaan jasa transportasi. Wueeedan ini senyata-nyatanya efisiensi dan tipu muslihat ekonomi neoliberal.

Affiliate tidak jauh berbeda daripada ngiklan dengan budget besar, lebih efisien jika menggunakan affiliator -malah untungnya berlipat-lipat dapat eksposurnya, dapat kontennya, dan menambah pengguna aplikasinya.

Sarekat Affiliate Produk

Tahun 2026 bisa saya bilang sebagai masa tidak terangnya affiliate produk, hampir system affiliate produk di platform Shopee dan Tiktok sudah terbentuk, salah satu indikatornya adalah menerapkan biaya layanan. Bagaimana tidak gobloknya saya seorang affiliator melayani dengan mengisi konten-konten di platform tersebut malah kena biaya layanan. Ibaratnya saya bekerja untuk anda malah saya yang membayar anda. Tapi system sudah terbentuk, jika saya keluar sekarang sudah barang tentu ada yang menggantikan.

Mari bagi affiliator produk merapat dan membuat semacam sarekat pekerja affiliate produk, karena kita pada dasarnya bekerja untuk platform tersebut. Jangan sampai posisi kita di hadapan platform hanya sebuah akun yang dapat dinonaktifkan kapanpun.

Mungkin Bisa Kaya tapi Pasti Dapat Dimiskinkan Oleh Platfrom

Hahahaaa…. Saya tiba-tiba ketawa setelah menuliskan sub judul di atas, langsung terbayang ungkapan sudah jatuh tertimpa tangga pula, sudah dimiskinkan negara masih bisa dimiskinkan platform. Nyata sekali jurang di samping jalan hidup seorang warga negara Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top