Dua Gelas Kopi dan Puisi Lainnya

Nabi

Engkau mengutus Musa
membawa bangsa kami
keluar dari tanah perbudakan
menuju tanah perjanjian
namun sayangnya
kami mengutus musang
membawa nusa dan bangsa ini
keluar dari tanah penjajahan
menuju tanah perjudian
sio Tuhan
Musa dengan tongkatnya
ia belah laut merah
musang dengan tenggorokannya
ia belah diri sendiri

***

Makna Bergizi Gratis

sebuah nasi kotak
terletak nasi, daging, buah
dan utang budi

piring makan gratis
bayar pakai balas budi

ini budi, ini bapak budi
sudah kehilangan akal budi

Ini budi, ini ibu budi
sudah kehilangan akar ibah

ini ani, ini bapak dan ibu serani
sudah kehilangan akan nurani

di ucapara kebangsaan
menyajikan lagu kebanggaan

bangunlah jiwanya,
bangunlah badannya

anak yatim piatu menyanyi
Tuhan peluk aku sebentar saja
Hangatkan jiwa yang mulai lemah

***

Kidung Jeritan

kepada jemaat yang tertindas
kita angkat pujian bersama-sama
nyanyikan dengan sepenuh hati

untuk para tuan di Senayan

kupasrahkan ke tangan Tuhan
tangan-tangan kuasa
semakin lama kian leluasa

kupasrahkan ke dalam Tuhan
segala tuan tak berTuhan itu
makin tambah kurang ajar

kupasrahkan ke hadirat Tuhan
mulut serigala berbulu domba
semakin kurang ekor saja

bagi Yesus kuserahkan hati dan perbuatannya
bagi Yesus semuanya
kuserahkan bangsaku seluruhnya

sebab kutahu dan kupercaya
dan aku yakin, besar kuasa-Nya

***

Dua Gelas Kopi

sedia waktu sebentar
di sela hiruk pikuk hari
sempatkan belah dua jam
sematkan dua gelas kopi
sehidangan dengan Tuhan
bertukar hangat isi hati
bagi simpang siur dunia
sepucat dua bibir itu
setumpuk bilur-bilurmu
hadirkan dua sepakat
di kaki bukit doa

***

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top