
Sajak Budi Kepada Cinta
Budi kagum Cinta
Cinta memang buta
Budi sayang Cinta
Cinta hanyalah dusta
Budi rindu Cinta
Cinta sukar dimengerti
Cinta lari lagi
Budi mabuk depresi
Cinta kembali
dasar tak berbudi
2025
***
Sajak Ocehan Waktu
/orang/
emang sih jam
sering kupakai
ke mana saja
untungnya nih
alarm malas memekik
aduh sialan gila
please, capek tau
/waktu/
kepala-kepala
sembrono ga tau diuntung
beri kami peluang, dong
: biar ga gini-gini aja
kepo jadinya
oh kapan yah?
2025
***
Kopi Espresso
/I/
kureguk kopi espresso
tujuh sendok berdering sendu
serumit isi dimensi
/II/
kukuh mengusir biru
intuisi kuno menyinggung
perdetik sepi pergi
:hushus pelik penuh pilu
2025
***
Sajak Ranjang
penat sengaja kuletakkan
di gantungan kunci
mental kusemayamkan
ke ranjang matrimoni
agar hanyut
tertelan mimpi
tidurlah kasih
buang itu kopi
2025
***
S.H. Fashawi, lelaki kelahiran Rokan Hilir, bulan Oktober 2002, mulai serius menekuni dunia kepenulisan sejak masa remaja. Buku kutipan tunggal pertamanya berjudul Ataraxia: Perjalanan Menuju Keseimbangan Diri (2023). Ia meraih Juara II lomba cipta puisi Nocturne in Midnight’s Silence (2024) dan pada tahun 2025 terpilih sebagai salah satu peserta dalam ajang Pertemuan Penyair Nusantara XIII. Instagram: @shfashawi_.




