
Kematian Hati dan Puisi Lainnya
// Merayakan akhir kematian hati / Adalah sebuah ritus yang tak pernah usai / Dengan secawan onak / membunuh kekhawatiran di tepi otak //

// Merayakan akhir kematian hati / Adalah sebuah ritus yang tak pernah usai / Dengan secawan onak / membunuh kekhawatiran di tepi otak //

Oritarianisme Adegan-adegan peristiwa amat kentaraTentang sejarah buram sang tuanKalimat-kalimat heroikSekedar kamuflase semata Gugatan pikiran dari dinamikaStruktur hidup dengan intrikMemenangkan kepentingan egoPrinsip moderasi sebagai matiraga Gelagak emosi dari luapan amukDeterminasi dunia materialMenjadi pembuaian menunggu mangsaOritarianisme menjadi bias nihilism Karena kita jungkir balikDari pendulum ekstrim kewajiban sajaMenuju hak hanya belakaBagaimana humanisasi diproseshayati? Kota Cendana, Juni 2026 *** Membunuh Jutaan Elegi Di kota ini air mata dijual dalam botol kacaDengan label asli berasal dari tragedi terverifikasiKita bunuh jutaan elegi tanpa pedangTanpa peluru hanya menggulir layar Menekan tombol suka duka menjadi dekorasiPuisi menjadi arsip

// Kuburan paradoks membuka matanya / Autopsi mayat sejarah yang wafat hari ini / Pemakaman itu dipenuhi kunang-kunang / Menulis berita dari bangkai arsip //

// Sekelumit pertanyaan masih tumbuh subur di kepala / Kata begitu samar ketika damar gelisah berhenti menyala / Setelah diam tertunduk patuh menerjemahkan pulang / Raga lapuk segala pilu datang merampok //