Melankolia di Kolong sebagai Manifesto Kehidupan di Tengah Badai Kebisuan Negara

Di tengah hiruk-pikuk politik yang kian memanas dan kebijakan publik yang sering kali terasa seperti tembak buta yang mengabaikan denyut nadi rakyat, sebuah gerakan seni muncul dari ruang-ruang yang terpinggirkan. Band Dongker asal Bandung, dengan inisiatifnya yang brilian, menggelar konser bertajuk “Melankolia di Kolong”, sebuah peristiwa budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menggetarkan kesadaran kolektif masyarakat Indonesia.

Read More »

Ketika War On Drugs Menjadi Omong Kosong

Dalam kerangka teori negara, ini adalah pengkhianatan terhadap kontrak sosial yang menjadi dasar legitimasi negara. John Locke berargumen bahwa negara lahir dari kesepakatan di mana warga menyerahkan sebagian kebebasan mereka demi perlindungan dari otoritas bersama. Namun, ketika aparat negara yang seharusnya menjadi pelindung justru menjadi ancaman, maka kontrak itu telah dibatalkan. 

Read More »

Ganja Medis Bukan Hanya Soal Obat Melainkan Kebebasan dari Penderitaan yang Kita Abaikan

Ganja adalah salah satu tanaman tertua yang dikenal manusia. Jauh sebelum dunia modern mengenalnya sebagai simbol pemberontakan atau narkotika terlarang, ganja sudah digunakan selama ribuan tahun sebagai tanaman obat, bahan industri, dan bahkan bagian dari ritual keagamaan. Catatan sejarah menunjukkan bahwa ganja sudah digunakan di Tiongkok sejak 2.700 SM, di mana Kaisar Shen Nung menyebutnya sebagai tanaman obat yang mampu meredakan nyeri, peradangan, dan gangguan tidur.

Read More »

Membela Hak untuk Mencintai dan Dicintai Tanpa Syarat dari Negara

Pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyarankan masyarakat, khususnya perempuan, untuk tidak memilih perokok sebagai pasangan hidup yang di posting di media sosial, menandai sebuah pergeseran signifikan dalam pola komunikasi publik pemerintah. Secara sekilas, ini tampak sebagai upaya preventif kesehatan yang progresif.

Read More »
Scroll to Top