Sisa Senja di Saku Kiri

Sebelum aku sempat menyusun ulang diriku sendiri, ia sudah lebih dulu menarikku. Dan tanpa banyak gerak yang bisa kuingat jelas, jarak itu hilang begitu saja. Pelukannya tidak erat. Tapi cukup untuk membuatku berhenti menahan apapun. Dadaku menabrak tubuhnya. Wajahku jatuh ke bahunya. Rambutnya yang basah menyentuh pipiku.

Read More »

Yans dan Yannay: Menyoal Malam Tahun Baru

‘Mulai lagi nih Si Yans.’ Yannay membatin. Yannay sudah hafal ritme Yans yang suka ngelantur kesana kemari saat ngopi berdua bersamanya. Terutama kalau sedang cerita perkara mbahnya, Mbah Markesot. Dan ketika saat itu datang, Yannay harus bersiap untuk menggali lebih jauh, ilham apa yang masuk ke kepala Yans. Karena terkadang Yans sendiri tidak sadar dengan apa yang ia ucapkan.

Read More »
Scroll to Top