3 Tips Ampuh dalam Seni Berdiskusi

Diskusi merupakan momen yang tepat untuk mencurahkan aspirasi dan gagasan untuk berpartisipasi secara aktif. Menyalurkan ide yang ada di pikiran untuk disampaikan melaluli lisan merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini mengingat bahwa diskusi adalah tempat untuk belajar dan meraih pemahaman yang setidaknya mendekati kebenaran plural. Barangkali pemahaman kita atas sesuatu yang sudah dipelajari bertahun-tahun secara individual dapat dinyatakan “salah” atau “kurang tepat” setelah diskusi berlangsung. Hal ini karena kebenaran plural atas sesuatu seringkali dibutuhkan untuk menyempurnakan pemahaman yang telah didapat.

Melakukan diskusi, terasa asik kalau kita dapat belajar dan memahami apa yang sedang disampaikan. Lebih-lebih kalau kita dapat menyempurnakan pemahaman yang ada di pikiran kita untuk diverifikasi oleh teman-teman seperdiskusian yang barangkali sudah teruji kecerdasan dan keilmiahannya. Misalnya saja, hadir bersama kita sosok Fakhrudin Faiz dengan kecerdasannya dalam membahas filsafat. Ketika kita ingin menyampaikan aspirasi, gagasan atau bahkan pertanyaan, kondisi mental kita justru cenderung tidak berani, merasa malu, bahkan takut salah. Tidak sedikit manusia yang seringkali mengalami hal seperti ini. Bukan saja pada masyarakat yang non akademik. Mereka yang bergelar akademik di zaman ini juga beberapa ada yang kebingungan ketika menghadapi massa yang besar dan tidak berani mengeluarkan pendapat.

Mental untuk berbicara tidak serta merta hadir karena adanya dorongan akademik. Tapi ia wujud pemahaman seseorang terhadap ilmu penyampaian informasi yang sudah mencapai taraf standar untuk dikatakan berhasil oleh masyarakat umum. Keterampilan berbicara yang baik dapat dilatih dengan tanpa memandang status sosial, jabatan, atau keilmuan. Dengan tips yang akan penulis bagikan ini, kamu tidak perlu takut untuk menyampaikan pendapat atau gagasan yang bukan sekadar omongan belaka tapi juga berbobot sehingga menjadi jelas apa yang disampaikan dan pendengar akan memahami dengan sempurna terhadap penyampaian kita. Seperti dalam ilmu nahwu (gramatikal bahasa Arab), bagusnya penyampaian yang berfaedah adalah ketika pendengar mengalami sebuah kondisi “diam tapi paham” bukan sekadar “diam tapi kosong.”

Berikut 3 Tips simpel yang kalau kamu lakuin, dijamin kamu akan ketagihan untuk mencobanya berulang kali di setiap sesi diskusi bahkan sampai suka untuk berbicara:

Tekad

Tahap pertama untuk memulai dalam segala sesuatu adalah tekad yang kuat dan disertai niat. Kenapa tidak menggunakan niat saja daripada tekad? Jawabannya adalah seringkali dalam kehidupan nyata manusia memili niat tapi tidak mempunyai tekad untuk mewujudkan niat tersebut. Kabar baiknya adalah kalau kamu punya tekad yang kuat dan minimal punya sedikit niat, kamu masih bisa untuk melanjutkan ke tips selanjutnya.

Tekad yang dimaksud dalam tips ini adalah tekad untuk belajar dan memahami apa yang akan disampaikan dalam acara diskusi. Kemudian bertekad untuk menyampaikan gagasan dalam sesi diskusi sebagai bukti bahwa kamu mencoba untuk memahami dan mendengarkan sesi diskusi dengan saksama.

Paham

Sebagai anggota diskusi yang baik, anda perlu memahami beberapa hal yang dapat membantu kelancaran anda dalam sesi diskusi. Beberapa hal yang harus dipahami seperti segala hal yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan oleh pemantik diskusi (jika sudah ada penentuan temanya) dan apa yang disampaikan pemateri ketika diskusi berlangsung. Misalnya terdapat sesi diskusi tentang teori Abraham Maslow tentang “Hierarki Kebutuhan Manusia” maka segala hal yang berkaitan dengan teori tersebut harus dipelajari terlebih dahulu sebelum diskusi dimulai. Kemudian, setelah belajar tentang tema, anda harus memperhatikan apa yang sedang disampaikan oleh pemantik.

Hal ini akan membuat diri menjadi lebih percaya diri. Kepala berisi, lebih baik daripada kepala kosong saat diskusi. Artinya sebelum diskusi dilaksanakan, kita sudah mulai memahami tema diskusi. Dengan memahaminya, kita bisa menyusun bukti secara ilmiah dan gagasan kita lebih berkualitas karena punya “senjata ilmiah” untuk menyusunnya. Setelah anda melakukan tips paham ini, biasanya diskusi akan berlanjut ke sesi tanya dan jawab. Maka dengan senjata yang sudah disiapkan, anda dapat menembak pertanyaan musuh dengan tepat sasaran atau setidaknya mendekati kebenaran.

Lupakan

Tips yang terakhir setelah anda melakukan dua tips di atas adalah melupakan apa yang telah terjadi termasuk penyampaian gagasan yang telah anda lakukan, hal yang terbesit dalam pikiran orang lain dan lupakan apakah gagasan kita benar atau salah. Kita tidak perlu takut atas respon orang lain terhadap gagasan kita. Karena ini adalah hal yang termasuk di luar kendali kita. Sebagaimana pembelajaran aliran stoik yang hanya mengendalikan hal internal untuk menemukan kedamaian dan ketenangan hidup. Adapun untuk kelancaran penyampaian dalam gagasan dan tidak belibet, kita bisa menggunakan teknik pidato:

  1. Mencatat apa yang ingin disampaikan dan membacakannya sesuai dengan apa yang tertulis di bacaan
  2. Mencatat apa yang ingin disampaikan kemudian menghafalnya untuk disampaikan, metode ini berat bagi orang yang hafalannya lemah. Sehingga ditakutkan hafalan hilang di tengah penyampaian.
  3. Mencatat poin penting saja dari apa yang ingin disampaikan. Kemudian untuk menyampaikannya, anda bisa sembari melihat catatan poin tersebut atau hanya menyampaikan sesuai poin yang dicatat
  4. Menyampaikan secara tiba-tiba tanpa ada persiapan karena sudah bisa dan terbiasa. Metode ke empat ini sangat bagus untuk dipraktikkan oleh pegiat media sosial. Manusia yang selalu ingin bisa untuk berbicara tanpa ada pengaruh dari pihak lainnya.

Dengan tiga tips di atas, dapat dipastikan anda bisa berkembang lebih dalam bidang keterampilan berbicara. Tapi dengan syarat, bahwa anda wajib untuk melatih keterampilan berbicara tiap harinya. Sila diamalkan 3 tips ini. Semoga anda segera menjadi orang yang ahli dalam menyampaikan gagasan dan tidak malu dalam sesi diskusi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top