
Halte Secang dan Tragedi Manusia Kecil: Sebuah Refleksi dari Tulisan Manunggal K Wardaya
Cerita perjalanan BIL Fest kali ini tidak sengaja dipertemukan dengan nama Manunggal K Wardaya, seorang dosen dan pengarsip, terpantau jelas dari tulisannya di buku Nada Tjerita maupun ruang tamu tempat kami mengobrol. Kami mengobrol panjang lebar, hingga tak sengaja sampai pada cerita tentang halte kereta secang. Singkat cerita setelah pulang, beliau mengirimkan tautan tulisan. Pada kesempatan kali ini saya ingin merespon tulisan tersebut yang berjudul Perihal Halte Secang dan Kisah Tentang Seorang Tukang Roti Yang Malang. Mari kita mulai, ketika kita membaca kisah Halte Secang dan tukang roti malang yang mati



