Kenang, Timore, dan Duka Suku Mewa

Petang lalu Timore berjanji akan memberiku sebuah kalung cantik dari batuan langka yang ia cari di Sungai Deak. Ibu Tesso berkali-kali meledekku kalau Timore merangkai kalung batu indah itu semalaman hanya untukku. Tapi hari ini, hari di mana aku semestinya berjumpa dengan Timore dan menerima kalung istimewa itu, aku justru melihat lelaki terkasihku pergi dengan cara mengerikan yang tak pernah kubayangkan terjadi. 

Read More »
Scroll to Top