
Melihat Negara dari Pintu Belakang Rumah Tangga
Saya membaca buku ini melalui versi terjemahan bahasa Indonesia yang tersedia di iPusnas. Sejak halaman-halaman awal, buku ini sudah menawarkan satu gagasan yang menggelitik: rumah tidak pernah benar-benar pribadi. Ia selalu terhubung dengan orang lain, dengan kampung, dengan keluarga besar, dengan kerja perempuan, dan bahkan dengan negara.
