
Bahasa Isyarat Indonesia: Nyawa Literasi bagi Komunitas Tuli
Jika Braille adalah nyawa literasi bagi komunitas Buta, maka bagi komunitas Tuli, Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) adalah nyawa yang memungkinkan pengetahuan berdenyut. Tanpa BISINDO sebagai bahasa yang diakui, dipelajari, dan digunakan secara sah dalam pendidikan dan industri literasi, akses terhadap makna akan selalu timpang.
