Lima Kaki, Seribu Prasangka

Ada satu istilah dalam bahasa Indonesia yang sejak lama mengganjal di dalam benak saya, yakni pedagang kaki lima. Barangkali di antara kita pernah menanyakan hal yang sama, namun dengan cepat melupakannya begitu saja. Di trotoar mana pun di Jakarta, kita hampir selalu menemukan seseorang yang menjajakan gorengan, siomay, kopi seduh, dan segala lainnya.

Read More »
Scroll to Top