
Pada Pelukan Tuhan dan Puisi Lainnya
// Dia mendengarkan / gemuruh di dada / meredakannya penuh sayang; / mengobati yang meradang; / memberkahiku tenang //

// Dia mendengarkan / gemuruh di dada / meredakannya penuh sayang; / mengobati yang meradang; / memberkahiku tenang //

Kering dan gersang. Sayu nan kerontang. Hutan ini bak kehilangan nyawa seiring hijaunya lenyap dicuri masa. Tiada lagi cuitan burung pipit saat senja merangkul semesta. Di ujung, asap mengepul, membumbung tinggi membawa berita kematian ke penjuru angkasa, melahap habis satu persatu nyawa yang tersisa. “Terbanglah, Nak,” pesan burung tua—di sisi batang pohon yang mati dibunuh manusia, “terbanglah dengan sayapmu yang telah lusuh dan robek itu, sebelum mereka memotong habis bulu indahmu dan menjadikannya hiasan dalam kemegahan istana mereka. Terbanglah dengan sisa-sisa tenagamu yang telah lemah itu menuju negeri tempatmu menaruh