
Kami Sempurna pada Masanya
Ada satu kalimat yang sempat membuatku terdiam: “Jika dia kembali, apa kamu akan memberi kesempatan?” Satu kalimat yang membungkamku cukup lama, sekelebat bayangan masa lalu kembali menyapa. Tidak lagi menyakitkan, namun juga bukan hal yang mampu diterima oleh sang pemilik hati.
