
Hancur, Pulih, dan Bertumbuh: Membaca Buku “Hancur Berkali-kali, Tapi Tetap Berusaha Menjadi Utuh” sebagai Potret Sosial-Psikologis
Refleksi ini bukan untuk memuji karya sendiri, melainkan membuka ruang diskusi: bagaimana sebuah narasi pribadi bisa dibaca dalam kacamata teori yang lebih luas.
