
Sebelum Sekolah Menyeragamkan Cara Mereka Belajar
Jauh sebelum mengenal ruang kelas, anak telah belajar memahami dunia melalui pengamatan, eksplorasi, percobaan, pertanyaan, dan interaksi dengan lingkungan. Ketika menemukan sesuatu yang menarik, muncul dorongan untuk mengetahui lebih jauh. Ketika sebuah percobaan tidak berhasil, anak dapat mengulang, mengubah cara, dan mencoba kembali. Proses tersebut berlangsung tanpa kurikulum tertulis, penilaian, maupun pembagian waktu belajar yang formal. Belajar, dengan demikian, bukan hanya aktivitas yang terjadi setelah seseorang menerima pengajaran.


