Mengenal Wajah Sastra Seno Gumira Ajidarma

“Darah masih menetes-netes perlahan-lahan tapi terus-menerus dari lobang hitam bekas mata Saksi Mata yang berdiri seperti patung di ruang pengadilan. Darah mengalir di lantai ruang pengadilan yang sudah dipel dengan karbol.”

Read More »

Kondangan ‘Kebarat-baratan’ Khas Daerah Solo Raya

Sebagai orang pernah tinggal di beberapa kota. Saya merasakan betul kenikmatan kondangan, baik melahap sajiannya, ataupun bersuara bersama orang baru dan berdiskusi ngalor-ngidul. Di meja-kursi kondangan, seringkali ada ‘pakar’ ekonomi, politik, sosial, hingga pendidikan. Obrolan itulah yang juga terasa nikmat. Lebih pedas dari rendang (lebih tepatnya disebut kalio, debat rekan saya dari Sumatera Barat) atau lebih gurih dari Kerupuk yang disajikan.

Read More »
Scroll to Top