Lengger

Lengger

Banyumas International Literacy Festival 2025

Tarian Lengger Banyumas memiliki makna filosofis yang mendalam. Kata Lengger berasal dari gabungan dua kata, yaitu eling, ngger, yang berarti “ingatlah, Nak,” sebagai bentuk pengingat untuk selalu sadar dan mawas diri, serta ger, yang berarti “bergerak.” Filosofi ini mencerminkan pesan agar masyarakat tetap menghargai kehidupan dan melestarikan budaya lokal melalui seni tari.

Sejarah mencatat bahwa Lengger awalnya berfungsi sebagai bagian dari ritual adat dan bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. Selain itu, tarian ini juga menjadi sarana penyampaian nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat. Pertunjukan Lengger umumnya dibawakan oleh dua hingga empat penari perempuan yang mengenakan busana khas dengan riasan mencolok.

Dalam pertunjukannya, Lengger terdiri dari empat babak, di mana masing-masing babak memiliki makna tersendiri. Dahulu, tarian ini hanya ditampilkan dalam acara adat atau perayaan desa. Namun, saat ini, Lengger telah berkembang dan dapat disaksikan dalam berbagai kesempatan. Bahkan, tarian ini pernah mencatatkan rekor MURI ketika 10.000 penari Lengger tampil secara bersamaan di GOR Satria Purwokerto.

Keunikan tarian Lengger juga terletak pada busana dan aksesoris yang dikenakan para penarinya. Rambut mereka dihias dengan anyaman bunga melati dan kantil, dilengkapi perhiasan berwarna emas atau perak. Busana yang digunakan terbuat dari kain batik khas, dengan tambahan stagen di bagian pinggang. Tak ketinggalan, setiap penari juga mengenakan selendang atau sampur, yang sering kali digunakan dalam interaksi dengan penonton. Sebagai bagian dari tradisi, penonton yang mendapatkan kalungan sampur akan diajak menari bersama di atas panggung.

Keharmonisan dalam tarian Lengger semakin terasa dengan adanya alunan musik pengiring yang berasal dari alat musik tradisional bernama calung. Suara khas calung menciptakan suasana yang ceria dan penuh semangat, melengkapi setiap gerakan lincah para penari. Perpaduan antara gerakan yang anggun, kostum yang memikat, dan irama musik yang menggugah menjadikan Lengger sebagai salah satu warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan.

© Copyright by Banyumas International Literacy Festival 2025

Scroll to Top